Sport

Lakukan Physical Distancing Kemenpora Tak Larang Pelatnas Tetap Berjalan

Sekitar 17 perwakilan cabang olahraga potensi Olimpiade Tokyo mengadakan video conference dengan ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari dan Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Jumat (3/4/2020). Dalam video conference yang juga diikuti oleh para pewarta itu membahas mengenai pelatnas, anggaran dan planning ke depan setelah wabah covid 19 berakhir. Hal pertama yang ditekankan Gatot adalah setiap cabor diperbolehkan untuk terus menjalankan pelatnas dengan menekankan untuk tetap melakukan protokol keolahragaan yang mengacu pada antisipasi penyebaran covid 19.

“Ada beberapa hal mohon bantuan cabor, pertama kami tidak pernah melarang pelatnas tetap berlanjut secara mandiri sesuai undang undang tadi dan protokol keolahragaan." “Utamakan physical distancing sampai pandemi aman dan terkendali. pelatnas silakan jalan jangan crowded. Serahkan kepada cabor, ada yang mau jarak jauh long distance suprvisi atau di lapangan bersama tapi physical distancing tetap dilakukan,” kata Gatot, Jumat (3/4/2020). Pembahasan berkaitan dengan anggaran. Seperti diketahui, anggaran untuk Olimpiade sebesar 70 persen sudah digelontorkan Kemenpora kepada beberapa cabor.

Dengan adanya penundaan Olimpiade, otomatis cabor mesti merevisi alokasi dana sesuai permintaan Kemenpora. Pasalnya, agenda try out (keikutsertaan turnamen), pemusatan latihan nasional (pelatnas), hingga kualifikasi Olimpade turut berubah. Sesmenpora pun meminta kepada cabor cabor yang telah merima dana di tahap awal untuk memberikan revisinya paling lambat 15 April 2020. Lantaran ada anggaran dari Kemenpora yang direlokasikan untuk penanganan covid 19. “Ada beberapa try out, TC even tertentu tidak diikuti, mohon perubahan program dan anggaran disampaikan deputi 4 paling lambat 15 April. Memungkinkan perubahan program dan anggaran,” kata Sesmenpora.

“Induk organisasi cabor menerima dana tahap pertama 70 persen dimohon untuk memaksimalkan anggaran yang ada. Di Kemenpora di Kementerian/Lembaga yang ada di pusat dan daerah diperintahakan Menkeu untuk realokasi anggaran,” “Anggaran kami 1,7 trilun, PON 500 miliar, sebagian realokasikan kebutuhan penanganan covid. Tidak ada penambahan apa pun untuk cabor. Berikutnya selesai, ada LPJ minta lagi kepada kami 30 persen,” pungkasnya.

Berita Terkait

Raja Sapta Ervian Harapkan Timnas Karate Indonesia capai Lima Emas

Nurofia Fauziah

Puji Permainan Indahnya hingga Sosok Musuh Terberat Daniel James Mengaku Idolai Lee Chong Wei

Nurofia Fauziah

Laga Penutup Putaran Pertama JPE Kokoh di Puncak LIVE Streaming iNews TV Proliga 2020 di Palembang

Nurofia Fauziah

ASEAN Schools Games 2019: Pelatnas Singkat, Tim Voli Putri Tetap Optimistis Raih Medali Emas

Nurofia Fauziah

Jakarta Pertamina Energi Kokoh di Puncak Klasemen Taklukkan Gresik Petrokimia Hasil Proliga 2020

Nurofia Fauziah

Gresik Petrokimia jadi Tumbal JPE Kembali Tampil Menawan Hasil Terbaru Voli Putri Proliga 2020

Nurofia Fauziah

Anggota Dewan BWF Sebut Kento Momota Akan Lakukan Comeback di Ajang All England 2020

Nurofia Fauziah

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon ke Semifinal Badminton Asia Championships 2019

Nurofia Fauziah

Libas 1.215 Km, Pesepeda Indonesia Bikin Prestasi di Ajang Bersepeda Jarak Jauh Legendaris di Paris

Nurofia Fauziah

Diam Diam Ternyata Yamaha Dekati Jorge Lorenzo, Pramac Racing Dapat Saingan Nih!

Nurofia Fauziah

Piala Sudirman 2019: Tiba di Nanning, Tim Indonesia Disambut Meriah oleh WNI

Nurofia Fauziah

Sungguh Rendah Hati, Marc Marquez Akui Akan Belajar dari Pembalap Muda Meski Bergelimang Prestasi

Nurofia Fauziah

Leave a Comment