Kesehatan

Kenali 5 Jenis Depresi yang Sering Terabaikan Lucinta Luna Pakai Narkoba buat Obati Depresi

Berikut ini adalah berbagai jenis depresi yang terjadi pada manusia, seperti yang dialami oleh Lucinta Luna. Lucinta Luna terjerat kasus penyalahgunaan narkoba setelah ditangkap di apartemennya. Pada saat penangkapan, polisi menemukan dua jenis obat yaitu tramadol dan riklona yang keduanya adalah termasuk obat golongan psikotropika.

Setelah diamankan dari apartemen Thamin City, Jakarta Barat pada Selasa (11/2/2020) dini hari bersama keepat temannya, kemudian Lucinta Luna menjalani tes urine. Hasilnya, dari keempat orang yang ditangkap, hanya Lucinta Luna yang positif mengonsumsi zat psikotropika berjenis benzodiazepine. Lucinta Luna dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan Pasal 60 ayat 1 subsider Pasal 62 juncto Pasal 71 ayat 1 Undang Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Lucinta Luna mengaku menggunakan obat penenang berjenis benzodiazepine tersebut karena memiliki masalah kesehatan mental. Masalah kesehatan mental yang diderita oleh Lucinta Luna adalah depresi. Bahkan, video Lucinta Luna saat sedang depresi pun beredar di dunia maya.

Depresi adalah satu gangguan mental yang paling umum terjadi pada orang dewasa. Bahkan, depresi terjadi dan menyerang 6,7 persen orang dewasa di Amerika Serikat. Sementara itu, data dari World Health Organization (WHO) di tahun 2015 menyebutkan bahwa ada 300 juta orang di seluruh dunia yang mengalami depresi.

Ternyata, depresi memiliki beberapa tipe yang berbeda dan cara penanganan yang berbeda pula. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah beberapa jenis depresi yang paling umum terjadi. Dilansir dari Healthline, depresi mayor diderita oleh 16,2 juta orang dewasa di Amerika Seritkat.

Gejala dari depresi mayor adalah seperti merasa tidak berharga atau putus asa dan kehilangan minat pada aktivitas yang digemari. Selain itu, penderita juga akan merasakan kekhawatiran dan kecemasan setiap saat. Orang dengan depresi mayor perlu mendapatkan pendampingan dari psikiater karena bisa berujung pada bunuh diri atau melukai diri sendiri.

Depresi psikosis adalah depresi yang bisa menimbulkan halusinasi delusi dan membuat penderitanya kehilangan kontak dengan kenyataan, seperti dilansir dari laman HealthLine. Selain itu, Menurut National Alliance on Mental illness, depresi psikosis bisa menyebabkan kesulitan berfikir jernih, konsentrasi, dan kemampuan bersosial yang berkurang. Bahkan, penderita depresi psikosis akan merasakan hal hal yang tidak dirasakan oleh orang lain.

Kondisi ini mirip dengan skizoferniam tetapi keduanya merupakan hal yang berbeda. Depresi musiman sering dialami oleh orang yang hidup di negara yang memiliki empat musim. Kondisi ini sering disebut dengan winter blues.

Gejalanya adalah merasa sedih sepanjang hari, penurunan semangat, mengalami masalah tidur, merasa gelisah hingga memikirkan kematian dan bunuh diri, seperti dilansir dari Mayo Clinic. Depresi atipikal adalah subtipe dari depresi berat dan melibatkan berbagai gejala yang spesifik. Gejala yang umum terjadi dari gejalah depresi atipikal adalah tidur belebihan, peningkatkan nafsu makan, dan kenaikan berat badan, seperti dilansir dari laman WebMD.

Selain itu, depresi atipikal memiliki gejala seperti depresi mayor, misalnya kehilangan minat pada kegiatan yang disukai, merasa putus asa dan tidak berharga, bahkan memikirkan kematian dan bunuh diri. Depresi bisa berkaitan dengan suklus menstruasi perempuan, atau yang disebut dengan premenstrual dysphoric disorder (PMDD). Gejalanya adalah merasa lebih emosional di hari hari menjelang menstruasi.

Selain itu, PMDD bisa menimbulkan gejala seperti nyeri sendi dan otot, kra, kembung, dan nyeri pada payurara. Kondisi emosi dari orang yang sedang mengalami PMDD bisa menjadi cepat marah, mood swing dan mudah tersinggung.

Berita Terkait

Berisiko Terpapar Kuman hingga Picu Penyakit Ambeien Bahaya Bermain Ponsel saat BAB

Nurofia Fauziah

Konsumsi Buah Kurma, Ada Banyak Manfaat Serat dan Kalium di Dalamnya

Nurofia Fauziah

10 Alasan Kenapa Harus Tidur Siang, dari Merasa Bahagia hingga Menghilangkan Gangguan Mental

Nurofia Fauziah

Kenali Gangguan Irama Jantung & Penanganannya

Nurofia Fauziah

Gunakan Lidah Buaya hingga Cuka Apel 6 Tips Sederhana Mencegah Rambut Berketombe

Nurofia Fauziah

Hindari Kena Mulut Trik Menggunakan Disinfektan yang betul & Mata Hidung Pakar Toksikologi UI

Nurofia Fauziah

Kebanyakan Makan Pisang Bisa Picu Masalah Kesehatan

Nurofia Fauziah

Cara Menurunkan Berat Badan Secara Alami & Aman Tanpa Timbulkan Penyakit

Nurofia Fauziah

7 Alasan Mengapa Mendengarkan Lagu Sedih saat Galau Bisa Membuat Perasaanmu jadi Lebih Baik

Nurofia Fauziah

Jangan Pergi dari Rumah & Lama Durasi Isolasi Sendiri 4 Hal Wajib Diketahui Tentang Self Isolation

Nurofia Fauziah

Bisa Jaga Kesehatan Jantung 6 Manfaat Jeruk Bali buat Kesehatan Tubuh

Nurofia Fauziah

Termasuk Cegah Kanker & Obati Asma 4 Manfaat Minyak Ikan buat Kesehatan Tubuh

Nurofia Fauziah

Leave a Comment