Sains

Ini 18 Istilah Penting Soal Virus Corona ODP Corona Adalah Orang Dalam Pemantauan

ODP Corona, istilah ini sering digunakan dalam kasus penanganan virus Corona yang sedang mewabah di Indonesia. ODP adalah singkatan dariOrang Dalam Pemantauan, simak istilah istilah penting lainnya terkait virus corona yangsebaiknya kamu tahu. Ada berbagai istilah yang sering digunakan terkait virus corona.

Supaya selalu bisa mengikuti informasi, sekaligus memahami perkembangan virus corona, ada baiknya untuk mempelajari istilah istilah penting terkait virus corona. Berdasarkan update terbaru di laman , Kamis (19/3/2020), total pasien terinfeksi sebanyak 215.209. Sementara pasien yang meninggal dunia yakni 8844 jiwa.

Perlu diketahuisebanyak 83.993 jiwa pasien yang telah sembuh dari virus corona dan jumlah negara yang terdampak yakni 171. Dikutip dari laman WHO, SARS Cov 2 adalah nama virus yang menyebabkan penyakit Covid 19. Istilah SARS Cov 2 tersebut diberikan oleh Coronavirus Study Group (CSG) dari Komite Internasional untuk Taksonomi Virus atau International Committee on Taxonomy of Viruses (ICTV) pada 12 Februari 2020.

Covid 19 merupakan nama yang diberikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Covid 19 merupakan nama penyakit yang disebabkan virus corona atau virus SARS Cov 2. Nama tersebut pertama kali diumumkan Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada 11 Februari 2020 di Jenewa, Swiss.

Dikutip dari Cambridge Dictionary, Lockdown merupakan keadaan seseorang tidak diperbolehkan untuk masuk atau meninggalkan sebuah bangunan atau kawasan dengan bebas karena alasan tertentu. Sementara itu, Lockdown diambil dari bahasa Inggris, artinya adalah terkunci. Jika dikaitkan dalam istilah teknis dalam kasus Corona atau Covid 19, arti lockdown adalah mengunci seluruh akses masuk maupun keluar dari suatu daerah maupun negara.

Lockdown digunakan sebagai langkah untuk menghentikan persebaran virus corona. Ada beberapa negara yang telah menerapkan kebijakan Lockdown. Di antaranya China, Italia, Denmark, Irlandia, Spanyol, Prancis, hingga Malaysia.

Social Distancing atau bisa disebut dengan istilah menjaga jarak. Dikutip dari Forbes, Social Distancing merupakan strategi kesehatan masyarakat untuk mencegah atau memperlambat persebaran virus corona. Social Distancing menjadi metode yang digunakan untuk menjaga orang secara fisik terpisah satu sama lain.

Karena kedekatan fisik memungkinkan adanya patogen yang berpindah dari satu tubuh ke tubuh lain. Sementara itu, dikutip dari The Atlantic, istilah Social Distancing merujuk pada tujuan untuk mencegah orang sakit melakukan kontak dengan orang lain dalam jarak dekat. Istilah Work From Home (WFH) kini menjadi populer setelah muncuk kebijakan Social Distancing.

Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah ini bertujuan agar warga tidak perlu pergi bekerja, sehingga mengurangi risiko tertular virus Corona. Imported Case dan Local Transmisson merupakan istilah yang merujuk pada lokasi dari mana virus corona menjangkiti pasien. Kasus imported case berarti seseorang terjangkit saat berada di luar wilayah dimana pasien tersebut melapor.

Lain halnya dengan local transmission atau transmisi lokal, memiliki arti seorang pasien tertular di dalam wilayah dimana kasus ditemukan. Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), epidemi biasanya ditujukan untuk kasus penyakit yang mengalami peningkatan tiba tiba dan di atas jumlah kasus yang diperkirakan pada populasi di sebuah wilayah tertentu. Pandemi biasanya disematkan untuk penyakit menular yang mengancam banyak orang di dunia secara bersamaan.

Pandemik lebih mungkin terjadi pada virus baru yang bisa menular pada seseorang dengan mudah dan dapat menyebar antar manusia dengan cara berkelanjutan. ODP merupakan singkatan dari Orang Dalam Pemantauan. Menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona, Achmad Yurianto, orang yang berstatus ODP belum menunjukkan gejala sakit.

Namun, ODP sempat bepergian ke negara episentrum virus corona atau sempat melakukan kontak dengan orang yang diduga positif corona. Sehingga ODP perlu untuk dilakukan pemantauan. PDP merupakan singkatan dari Pasien dalam Pengawasan.

PDP biasanya telah menunjukkan gejala terinfeksi virus Covid 19. Mulaid ari demam, batuk, pilek, hingga sesak napas. Seseorang yang ditetapkan sebagai PDP wajib diberikan pengawsan dengan baik, karena sudah menjadi pasien.

Suspect merupakan pasien yang telah menunjukkan gejala terjangkit virus corona. Pasien suspect Covid 19 akan diperiksa spesimennya menggunakan dua metode yakni Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Genome Sequencing. KLB merupakan singkatan dari Kejadian Luar Biasa.

Dikutip dari Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 82 tahun 2014 mengenai penanggulangan Penyakit Menular, KLB adalah timbulnya atau meningkatnya kejadian kesakitan dan atau kematian yang bermakna secara epidemiologi pada suatu daerah dalam kurun waktu tertentu dan merupakan keadaan yang dapat menjurus kepada terjadinya wabah. Dikutip dari , klaster atau klasterisasi digunakan untuk mempermudah proses identifikasi penularan virus corona. Sistem klaster digunakan untuk mengategorikan dari mana asal penyebaran virus terjadi.

Spesimen adalah contoh atau keseluruhan bagian dari kelompok organisme (hewan, tumbuhan, bakteri, jamur, alga dan virus), yang diambil dari lingkungan dan disimpan dalam wadah berupa botol atau kotak. Untuk menguji apakah seseorang terindikasi positif atau tidak virus corona, biasanya diambil spesimen nya, kemudian dilakukan proses pengujian. Masker N95 merupakan jenis masker anti polusi.

Masker ini bisa dikenakan untuk melindungi dari asap atau kabut. Selain itu, Masker N95 juga dapat menyaring polusi dan partikel halus hingga 95 persen. Dikutip dari Permenkes RI nomor 52 Tahun 2018 tentang keselamatan dan kesehatan kerja di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes).

Fasyankes adalah suatu alat atau tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan. Termasuk pelayanan kesehatan promotive, preventif, kuratif, maupun rehabilitative yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah dan atau masyarakat. Hazmat Suit merupakan alat untuk melindingi diri saat mengevakuasi pasien virus corona.

Dikutip dari , Hazmat suit dapat melindungi tubuh dari potensi paparan virus apapun, termasuk virus corona Wuhan atau novel coronavirus (2019 nCoV). Dilansir Independent, nama hazmat suit adalah kependekan dari "Hazardous material suit". Pakaian ini dirancang khusus untuk melindungi pemakainya terhadap bahan atau zat berbahaya, termasuk bahan kimia, agen biologi, dan virus.

Biasanya seseorang yang mengenakan Hazmat Suit juga akan mengenakan perlengkapan lain, berupa kacamata dan sarung tangan. Hand Sanitizer merupakan cairan pembersih tangan. Pembersih Hand Sanitizer sering jadi sarana alternatif jika sulit menemukan air bersih dan sabun.

Komposisi Hand Sanitizer biasanya terdiri dari alkohol dan triclosan yang berfungsi sebagai antiseptik.

Berita Terkait

Garam Industri & Drone Elang Hitam BPPT Akan Jadi Prioritas Pengembangan Inovasi Nasional

Nurofia Fauziah

Penggunaan Teknologi UHT Mampu Menjaga Nutrisi & Rasa Alami Santan Kelapa

Nurofia Fauziah

Harus Pakai Kacamata Khusus Penjelasan BMKG Terkait Gerhana Matahari Cincin pada 26 Desember 2019

Nurofia Fauziah

Berikut Fakta Unggas Satu Ini Bebek Dijadikan Google Doodle dalam Peringatan Hari Ibu

Nurofia Fauziah

Ini 12 Fenomena Langit Indonesia di Bulan Desember Dari Gerhana Matahari hingga Hujan Meteor

Nurofia Fauziah

Kapal Riset Baruna Jaya I Dikerahkan buat Pemeliharaan Buoy Ina-TEWS

Nurofia Fauziah

Begini Penjelasannya Ternyata Kenaikan Gaji Ampuh Turunkan Angka Bunuh Diri Wow

Nurofia Fauziah

Siap-siap! Fenomena Supermoon Pertama 2020 Terjadi Malam Ini Apa Dampaknya

Nurofia Fauziah

Tahun Depan 10 Startup Bermitra dengan Industri Pusat Unggulan Iptek Hasilkan 863 Hak Paten

Nurofia Fauziah

5 Fenomena Gerhana Matahari Total yang Pernah Terjadi di Indonesia, Tahun 1983 Paling Mencekam

Nurofia Fauziah

Ular Welang & Ular Cincin Emas yang Punya Bisa Mematikan Perbedaan Mencolok Ular Weling

Nurofia Fauziah

Danau Terpencil di India Utara Dipenuhi Puluhan Kerangka Manusia, Seperti Apa Penjelasannya?

Nurofia Fauziah

Leave a Comment