Internasional

1 Wanita Meninggal 6 Lainnya Dilarikan menuju RS Ledakan di Baltimore Diduga karena Pipa Gas Bocor

Ledakan besar terjadi di sebuah rumah yang berada di Baltimore. Department Pemadam Kebakaran kota menerangkan, satu wanita dilaporkan meninggal dan enam lainnya dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi serius. Mengutip , pejabat berwenang saat ini tengah menyelidiki penyebab ledakan besar di Baltimore ini.

Tim penyelamat terus melakukan pencarian korban yang mungkin terjebak di dalam reruntuhan rumah. Video ditempat kejadian yang beredar menunjukkan, responden pertama mencari dalam puing puing. “Ini penyelamatan dengan tingkat serius,” kata Adams, perwakilan tim penyelamat.

“Rumah cukup hancur dan puing puing berserakan di tanah. Jadi kami mencari dan mencoba menyisir untuk melihat apakah kami dapat menemukan korban tambahan,” terangnya. Lebih jauh, Dean Jones, yang tinggal beberapa blok dari tempat kejadian angkat bicara melada . Saat kejadian, Jones tengah duduk di teras rumahnya.

Ledakan tersebut mengguncang rumah Jones. “Rasanya seperti bom, seperti menonton hal hal di negara lain di mana meraka mengalami seperti pemboman,” kata Jones. “Tiang telepon terbelah, maksudku rumah diujung blok, kacanya pecah,” tambahnya.

Lebih lanjut, tim penyelamat kini fokus untuk mematikan saluran gas utama demi menjaga keamanan daerah tersebut. Menurut Linda Foy, juru bicara Baltimore Gas and Electric Co., setelah dimatikan, perusahaan akan bekerja untuk melakukan perbaikan. Foy menambahkan, perusaahaan akan menemukan apa yang menyebabkan ledakan tersebut.

Sempat melaporkan, pada Agustus lalu, ledakan gas menghancurkan gedung di pusat perbelanjaan di Columbia, Maryland. Melaporkan, September lalu kebocoan gas alam dari pipa tua meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Melaporkan, untuk menanggapi insidn ini, Baltimore Gas and Electric Co. berupaya mengganti pipa.

Tetapi, penggantian pipa ini diperkirakan akan memakan waktu sekrira dua dekade. Juru cara perusaahan, Tasha Jamerson mengaku, dia tak dapat mengomentari tentang ledakan di Baltimore ini, apakah ada masalah dengan pipa di daerah tersebut. “Keselamatan adalah prioritas pertama kami, kami bekerja untuk mengamankan tempat kejadian berasama pemadam kebakaran," katanya kepada CNN .

“Setelah kami mematikan gas, saat itu lah kami masuk dan bekerja mencari penyebabnya,” tambahnya. Di situs webnya, Baltimore Gas and Electric, perusahaan gas tertua di negara itu, mengatakan pihaknya menyediakan gas untuk lebih dari 680.000 pelanggan dan memiliki lebih dari 7.600 mil pipa gas alam.

Berita Terkait

Duduk di Toilet Selama Lima Hari, Jimmy Gondol Rekor Dunia

Nurofia Fauziah

Calon Mempelai Wanita Histeris Lihat Calon Suami Setubuhi Pengiring Temanten Jelang Pernikahan

Nurofia Fauziah

BTS Kenakan Outfit Super Mahal dan Jas Seharga Rp 68 Juta dalam Teaser Boy With Luv

Nurofia Fauziah

Presiden Hassan Rouhani Bersumpah Menuntut Pihak yang Bersalah Kecelakaan Pesawat Ukraina di Iran

Nurofia Fauziah

Pasca Digugat Cerai, Song Hye Kyo Tampil Perdana di Depan Publik

Nurofia Fauziah

7 Miliar Yen Biaya 2 Daijosai Upacara Ritual Terakhir Kaisar Jepang Baru

Nurofia Fauziah

Karyawan Restoran Lompat dari Jendela demi Selamatkan Anak Kecil yang Tercekik Sabuk Pengaman

Nurofia Fauziah

Jokowi Siapkan 10 Stadion buat Piala Dunia U-20 Bertemu Presiden FIFA

Nurofia Fauziah

Kini Hidupnya Berakhir Tragis Kisah Pramugari Jual Jasa Berhubungan Intim di Toilet Selama 2 Tahun

Nurofia Fauziah

Suaminya Memutuskan Ubah Pemakaman jadi Resepsi Wanita Ini Meninggal Dunia Jelang Pesta Pernikahan

Nurofia Fauziah

Pernah Tersandung Kasus Terorisme & Dipenjara Identitas Pelaku Teror London Bridge Terungkap

Nurofia Fauziah

Kini Idap Kanker Perut Wanita Ini Makan Makanan Tak Sehat Demi Beli Produk Make Up

Nurofia Fauziah

Leave a Comment